BAKSOS Bersama KOPHI Sulsel : “NGUPAS” (Ngumpul Sampah Dapat Sembako)

25 Jun

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

Bulan Ramadhan menjadi ajang berlomba-lomba dalam kebaikan. Salah satu amal kebaikan yang ramai dilaksanakan di bulan Ramadhan ialah bersedekah. Sesuai dengan Ayat di atas, bersedekah merupakan amal ibadah yang tidak mengurangi harta, justru malah akan terus bertambah dan bertambah.

Mengingat pentinganya berbagi, khususnya di bulan yang suci ini, Koalisi Pemuda Hijau Sulawesi Selatan (KOPHI SulSel) menggelar kegiatan Baksos atau Bakti Sosial untuk mengisi kegiatan amaliah Ramadhan pada tahun ini. Namun, dengan tetap berfokus pada peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat, KOPHI sebagai wadah para agen perubahan, menggelar Bakti Sosial yang mengombinasikan antara berbagi dan menjaga kebersihan lingkungan.

Mengusung kegiatan yang bernama NGUPAS (Ngumpul Sampah Dapat Sembako), para anggota Kophi Sulsel terjun langsung ke masyarakat, tepatnya di daerah pemukiman yang terbilang kumuh dan minim kesadaran lingkungan untuk memberikan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai pemilahan sampah anorganik dan organik khususnya sampah plastik yang kemudian dirangkaian dengan penukaran hasil pemilahan sampah plastik mereka untuk bantuan berupa sembako. Setiap 1 kg sampah plastik yang berhasil dikumpulkan oleh warga dapat ditukar dengan 1 paket sembako. Dimana dana yang digunakan untuk pengadaan sembako ini berasal dari donasi yang terkumpul di kas KOPHI Sulsel.

1466865830312

suasana NGUPAS (24/06/2016)

1466865828809

Suasana Ngupas (24/06/2016)

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/06/2016), di Jalan Gatot Subroto IV Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan ini terbilang kegiatan unik yang dilakukan oleh KOPHI Sulsel. Menurut ketua Panitia NGUPAS, Nadya, Ibarat  sambil menyelam minum air, aksi ini tidak terbatas pada kegiatan bersedekah tetapi juga edukasi gaya hidup hijau pada masyarakat yang tidak hanya kurang secara ekonomi tetapi juga kurang dalam hal pengetahuan akan lingkungan.

Hal ini tentu saja merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh KOPHI Sulsel sekaligus menginspirasi para penggiat lingkungan lainnya untuk dapat melakukan aksi kampanye hijau dengan metode yang kreatif nan efektif.

Salam Lestari!

[zah]

Advertisements

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: